BISNIS.HOTNEWS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren positif signifikan pada sesi perdagangan pagi hari ini, mengindikasikan adanya pemulihan optimisme di kalangan investor domestik. Kenaikan ini terjadi meskipun bursa-bursa utama di kawasan Asia terpantau mengalami pelemahan atau zona merah.

Fenomena rebound IHSG ini kemudian dikaitkan oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco, sebagai cerminan bahwa kepercayaan investor terhadap kinerja dan arah kebijakan pemerintah mulai berangsur membaik. Hal ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas pasar keuangan nasional.

Dasco secara spesifik menyoroti bahwa perbaikan kepercayaan pasar ini juga berkaitan erat dengan langkah-langkah proaktif yang diambil oleh otoritas terkait. Pemerintah bersama otoritas moneter sedang gencar mengimplementasikan strategi untuk memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).

"Saya pikir kepercayaan terhadap pemerintah juga semakin kuat, sehingga itu juga berpengaruh terhadap pasar dan juga terhadap penguatan nilai tukar rupiah," kata Dasco kepada awak media di Kompleks DPR, Jakarta, pada hari Kamis, 11 Juni 2026.

Pergerakan IHSG pada Kamis (11/6/2026) tercatat sangat meyakinkan, bergerak mantap di zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi. Kenaikan yang dicatatkan menunjukkan adanya sentimen positif yang dominan di kalangan pelaku pasar modal.

Data per pukul 09:45 WIB menunjukkan bahwa IHSG berhasil melaju ke level 5.964 poin, mencatatkan kenaikan sebesar 62,6 poin. Persentase penguatan ini setara dengan 1,06% dibandingkan dengan penutupan perdagangan pada hari sebelumnya.

Perkembangan positif di bursa domestik ini menarik perhatian publik, mengingat kondisi umum bursa-bursa Asia sedang menghadapi tekanan jual yang cukup signifikan pada waktu yang bersamaan. Ini menunjukkan adanya fundamental domestik yang dianggap lebih kuat oleh investor.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, pernyataan Dasco menggarisbawahi korelasi antara persepsi publik terhadap pemerintah dan kinerja sektor riil serta pasar keuangan. Stabilitas nilai tukar Rupiah menjadi salah satu variabel kunci dalam menjaga sentimen investor.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco berpendapat bahwa kepercayaan investor terhadap pemerintah berangsur membaik seiring dengan rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).