BISNIS.HOTNEWS.ID - Perkumpulan Organisasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (POPSI) menyuarakan keprihatinan mendalam atas rencana Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melaporkan sejumlah perusahaan sawit ke pihak kepolisian. Langkah ini dinilai oleh POPSI terlalu terburu-buru dalam menangani permasalahan di sektor ini.
Ketua Umum POPSI, Mansuetus Darto, menekankan bahwa sebagai pemegang otoritas utama di sektor hulu perkebunan sawit, Kementan seharusnya memprioritaskan upaya konsolidasi dan dialog. Langkah mediasi dianggap lebih penting daripada segera mengambil tindakan hukum terhadap para pelaku usaha.
Darto menegaskan bahwa mandat fundamental Kementan adalah memastikan stabilitas menyeluruh pada seluruh rantai pasok sawit nasional. Stabilitas ini mencakup semua elemen, mulai dari petani, pemilik Pabrik Kelapa Sawit (PKS), hingga lembaga keuangan pembiayaan.