BISNIS.HOTNEWS.ID - Keputusan mengejutkan datang dari Yum! Brands, pemilik jaringan restoran cepat saji global, terkait salah satu merek andalannya, Pizza Hut. Perusahaan induk tersebut mengumumkan rencana penjualan jaringan restoran pizza ikonik tersebut secara keseluruhan.
Nilai total transaksi penjualan ini diperkirakan mencapai US$ 2,7 miliar, setara dengan kurang lebih Rp 47,87 triliun, dengan asumsi kurs saat itu Rp 17.730 per dolar AS. Langkah strategis ini merupakan respons terhadap tantangan bisnis yang semakin kompleks di pasar global.
Keputusan divestasi ini diambil setelah Pizza Hut menghadapi tekanan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Tekanan tersebut mencakup penurunan tren penjualan dan persaingan yang semakin ketat di industri layanan makanan cepat saji.
Proses penjualan Pizza Hut ini direncanakan akan dieksekusi melalui dua jalur transaksi yang berbeda dan terpisah. Pembagian ini bertujuan untuk memaksimalkan nilai akuisisi dari masing-masing segmen pasar.
Untuk pasar di luar Tiongkok, akuisisi akan dilakukan oleh perusahaan ekuitas swasta yang dikenal sebagai LongRange Capital. Kesepakatan ini bernilai sebesar US$ 1,5 miliar dan menandai babak baru bagi operasi Pizza Hut di skala internasional.
Sementara itu, untuk operasional Pizza Hut yang berada di pasar Tiongkok, penjualan akan dilakukan kepada Yum China Holdings. Transaksi untuk bisnis di kawasan Asia ini diperkirakan mencapai nilai US$ 1,2 miliar.
Kepala Eksekutif Yum! Brands, Chris Turner, memberikan pandangannya mengenai masa depan merek tersebut pasca penjualan ini. Beliau menekankan optimisme terhadap arah baru yang akan diambil oleh Pizza Hut.
"Di bawah LongRange dan Yum China, Pizza Hut akan berada di posisi yang baik untuk pertumbuhan di masa depan dengan kepemilikan yang membawa keahlian mendalam di industri restoran," kata Kepala Eksekutif Yum! Brands, Chris Turner dikutip dari BBC, Rabu (17/6/2026).
Transisi kepemilikan ini diharapkan dapat memberikan suntikan energi baru bagi Pizza Hut agar mampu beradaptasi dan berkembang lebih lanjut dalam lanskap kuliner yang dinamis. Dikutip dari BBC, pengumuman ini dikeluarkan pada hari Rabu, 17 Juni 2026.