BISNIS.HOTNEWS.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melaporkan pencapaian signifikan dalam pengelolaan anggaran dan kinerja perdagangan pada tahun 2025. Realisasi anggaran kementerian ini dilaporkan mencapai angka 98,62% dari total pagu yang ditetapkan, menunjukkan efektivitas dalam penyerapan dana.

Kinerja positif ini beriringan dengan keberhasilan Kemendag dalam membukukan surplus neraca perdagangan yang mengesankan. Sepanjang tahun 2025, surplus neraca perdagangan tercatat sebesar US$41,05 miliar.

Angka surplus tersebut setara dengan nilai sekitar Rp738 triliun, dengan asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah berada pada kisaran Rp17.982 per dolar AS. Ini merupakan pencapaian yang patut diperhitungkan dalam perekonomian nasional.

"Kementerian Perdagangan pada tahun 2025 merealisasikan anggaran sebesar Rp1.531.082.404.229 atau sebesar 98,62% dari pagu tanpa blokir sebesar Rp1.552.523.319.000," demikian disampaikan oleh Budi dalam forum rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI. Pernyataan ini diungkapkan pada hari Kamis, 16 Juli 2026.

Lebih lanjut, rincian realisasi anggaran berdasarkan jenis belanja menunjukkan diversifikasi penyerapan yang merata. Belanja modal mencatat realisasi tertinggi, yaitu 99,49%.

Selanjutnya, realisasi belanja pegawai juga menunjukkan angka yang solid, mencapai 98,90%. Sementara itu, realisasi belanja barang berada di angka 98,30%.

Secara keseluruhan, rata-rata realisasi anggaran seluruh unit eselon I di lingkungan Kementerian Perdagangan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Angka rata-rata realisasi anggaran mencapai 97,9%, melebihi target sebesar 97%.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, kinerja anggaran dan surplus neraca perdagangan ini mencerminkan upaya Kemendag dalam menjalankan mandatnya secara efektif di tahun 2025.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Bloombergtechnoz. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.