BISNIS.HOTNEWS.ID - Pemerintah Indonesia melalui arahan langsung dari Presiden terpilih Prabowo Subianto mendorong pengembangan platform digital khusus bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah strategis ini bertujuan memastikan bahwa Indonesia memiliki ekosistem marketplace nasional yang dikelola secara mandiri oleh negara.
Platform PaDi UMKM, yang saat ini berada di bawah pengelolaan penuh Telkom Indonesia, menjadi fokus utama dalam agenda pengembangan ini. Transformasi ini diharapkan dapat memberikan wadah digital yang lebih komprehensif bagi para pelaku usaha kecil di seluruh nusantara.
Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, mengonfirmasi adanya diskusi serius mengenai peningkatan kapabilitas platform tersebut. Diskusi ini melibatkan entitas strategis untuk memastikan kesiapan teknis dan operasional PaDi UMKM ke level selanjutnya.
Diskusi tersebut secara spesifik melibatkan BPI Danantara sebagai mitra kunci dalam proses pengembangan. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan PaDi UMKM dari sekadar platform pendukung menjadi sebuah platform e-commerce dengan cakupan pasar yang jauh lebih luas.
"Saat ini pihaknya memang tengah berdiskusi dengan BPI Danantara terkait pengembangan platform PaDi UMKM menjadi platform e-commerce dengan cakupan yang lebih luas," ujar Faizal Rochmad Djoemadi.
Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa PaDi UMKM memiliki potensi besar untuk diarusutamakan sebagai tulang punggung marketplace nasional. Penilaian ini menjadi dasar kuat bagi Telkom untuk memprioritaskan pengembangan lebih lanjut.
"Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan Danantara, Padi UMKM dinilai menjadi kandidat utama sebagai marketplace nasional," tambah Faizal Rochmad Djoemadi.
Arahan dari Presiden Prabowo Subianto menjadi landasan kebijakan utama yang mendesak percepatan realisasi marketplace nasional ini. Hal ini menandakan komitmen kuat pemerintah terhadap digitalisasi ekonomi kerakyatan.
Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia, terutama di sektor perdagangan elektronik yang kini didominasi oleh pemain asing. PaDi UMKM diharapkan menjadi solusi inklusif bagi UMKM lokal.