BISNIS.HOTNEWS.ID - Pergerakan harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan sepanjang pekan perdagangan terakhir. Pelemahan ini tercatat konsisten sejak awal minggu hingga penutupan perdagangan di akhir pekan.

Secara agregat, harga emas Antam mengalami kontraksi sebesar 2,23% jika dihitung sejak hari Senin dibandingkan dengan harga penutupannya pada hari Sabtu. Penurunan ini memberikan tekanan pada para investor yang memegang aset logam mulia tersebut.

Data yang dihimpun dari laman resmi Logam Mulia Antam pada hari Minggu, 21 Juni 2026, menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup mencolok. Harga emas Antam dibuka pada level Rp 2.729.000 per gram pada hari Senin, 15 Juni.

Sementara itu, harga penutupan perdagangan pada hari Sabtu, 20 Juni, tercatat berada di posisi Rp 2.668.000 per gram. Selisih antara harga pembukaan dan penutupan ini menghasilkan total penurunan sebesar Rp 61.000 per gram selama periode tersebut.

Menariknya, tren pelemahan ini sempat terinterupsi oleh periode kenaikan yang cukup stabil di awal pekan. Tiga hari pertama perdagangan, yakni sejak Senin 15 Juni hingga Rabu 17 Juni, harga emas justru menunjukkan performa yang sangat baik.

Puncak kenaikan harga emas Antam dalam periode tersebut berhasil diraih pada hari Rabu. Pada hari itu, harga emas berhasil menanjak hingga mencapai level tertinggi di angka Rp 2.733.000 per gram.

Namun, momentum kenaikan tersebut tidak bertahan lama, yang kemudian diikuti oleh penurunan berturut-turut hingga mencapai titik terendah di akhir pekan. Hal ini menunjukkan volatilitas pasar yang perlu diwaspadai oleh para pembeli dan penjual.

Lebih lanjut, terdapat informasi bahwa harga pembelian kembali atau buyback emas menunjukkan anjlok yang lebih dalam dibandingkan penurunan harga jual satuan. Hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi mereka yang berencana mencairkan aset emasnya.

Dilansir dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam memulai perdagangan sebesar Rp 2.729.000 per gram pada Senin 15 Juni kemarin dan menutup pekan di level Rp 2.668.000 per gram pada Sabtu 20 Juni. Hal ini mengonfirmasi penurunan harga sebesar Rp 61.000 per gram.