BISNIS.HOTNEWS.ID - Abu Dhabi National Oil Co (ADNOC) dilaporkan telah berhasil menjual volume minyak mentah dalam jumlah besar dari wilayah Teluk Persia kepada para penyuling dan pedagang yang berbasis di Asia. Penjualan ini merupakan tender pertama untuk jenis minyak tersebut sejak eskalasi konflik di Iran dimulai baru-baru ini.

Volume minyak mentah yang telah dikonfirmasi terjual mencapai angka minimal 14 juta barel, sebagaimana diungkapkan oleh para pedagang yang memiliki informasi langsung mengenai transaksi tersebut. Minyak yang diperdagangkan mencakup jenis-jenis utama seperti Upper Zakum, Umm Lulu, dan Das.

Transaksi penting ini terjadi melalui tender yang secara resmi telah berakhir pada akhir pekan lalu. Para pedagang yang memberikan informasi ini memilih untuk tetap anonim karena mereka tidak memiliki izin resmi untuk berbicara kepada media massa mengenai detail perdagangan tersebut.

Dilansir dari Bloomberg News, terdapat indikasi bahwa volume penjualan ini masih bisa bertambah lebih signifikan di masa mendatang. Hal ini dikarenakan ADNOC saat ini sedang mengoperasikan satu tender lagi dengan persyaratan dan ketentuan yang sangat mirip dengan tender sebelumnya.

Tender kedua yang sedang berjalan tersebut dijadwalkan akan ditutup dan berakhir pada akhir pekan ini. Hal ini menunjukkan permintaan yang berkelanjutan dari pasar Asia terhadap pasokan minyak mentah dari Uni Emirat Arab (UEA).

Mengenai jadwal pengiriman, seluruh volume minyak mentah yang telah berhasil terjual ini dijadwalkan untuk dimuat dan dikirimkan ke pembeli selama periode antara bulan Juni hingga Agustus mendatang. Periode pengiriman ini mencakup kuartal kedua dan ketiga tahun ini.

Menurut keterangan para pedagang, mayoritas dari total volume minyak yang terjual tersebut terdiri dari jenis minyak mentah Upper Zakum. Jenis minyak ini dikenal memiliki karakteristik tertentu dan biasanya dimuat dari fasilitas terminal di Pulau Zirku yang terletak di Teluk Persia.

"Setidaknya 14 juta barel minyak mentah Uni Emirat Arab, termasuk Upper Zakum, Umm Lulu, dan Das, telah terjual melalui tender yang berakhir pada akhir pekan lalu," kata para pedagang yang meminta tidak disebutkan namanya karena mereka tidak diizinkan untuk berbicara kepada media.

"Kemungkinan akan ada lebih banyak lagi yang dibeli, karena ADNOC sedang menjalankan tender lain dengan ketentuan serupa yang akan berakhir pada akhir pekan ini," tambah para pedagang tersebut.