BISNIS.HOTNEWS.ID - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) telah mengumumkan rencana untuk menggelar demonstrasi besar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada siang hari ini. Rencana aksi ini menarik perhatian publik, namun bukan hanya para mahasiswa yang datang untuk menyampaikan aspirasi.
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) juga terlihat memadati area tersebut jauh sebelum keramaian massa aksi dimulai. Mereka tampak berupaya mengamankan lokasi strategis untuk menjajakan dagangan mereka dan mencari keuntungan dari potensi lonjakan pengunjung.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh detikcom pada hari Jumat, tanggal 12 Juni 2026, terlihat jelas keramaian para pedagang yang sudah berkumpul di sekitar Bundaran HI. Kehadiran mereka didasari oleh antisipasi terhadap demonstrasi yang akan segera berlangsung.
Sebagian besar dari para PKL yang hadir hari ini adalah pedagang minuman keliling yang siap melayani permintaan massa yang haus. Mereka datang membawa berbagai jenis dagangan yang menyasar segmen pasar yang berbeda-beda di lokasi tersebut.
Fenomena ini menunjukkan adanya ragam aktivitas ekonomi yang muncul seiring dengan kegiatan unjuk rasa yang direncanakan oleh mahasiswa. Beberapa pedagang membawa gerobak listrik yang menjual kopi dan jus buah kekinian dari berbagai merek ternama.
Selain itu, terlihat juga para pedagang kopi keliling yang menggunakan sepeda, atau yang akrab dikenal sebagai starling, yang turut bersiap untuk menawarkan produk mereka. Kehadiran mereka menambah semarak suasana menjelang aksi demonstrasi.
Bahkan, ada pula pedagang minuman yang datang dengan membawa minuman dingin dalam kardus yang mereka tenteng secara manual. Ini menunjukkan berbagai strategi yang diterapkan oleh para PKL untuk memaksimalkan peluang bisnis di tengah keramaian tersebut.
"Sejumlah pedagang kaki lima tampak sudah ramai berkumpul di sekitar Bundaran HI untuk menunggu aksi demonstrasi berlangsung," demikian deskripsi pengamatan di lokasi kejadian yang disampaikan oleh pihak pemantau.
Dilansir dari detikcom, keramaian yang terjadi di Bundaran HI pada hari itu tidak semata-mata disebabkan oleh massa aksi mahasiswa, melainkan juga oleh para pedagang yang memanfaatkan momentum tersebut.