BISNIS.HOTNEWS.ID - Fenomena baru mulai terlihat di kalangan masyarakat Indonesia terkait pola konsumsi dan pemanfaatan layanan keuangan digital. Akses mudah terhadap pinjaman online (pinjol) dan layanan buy now pay later (BNPL) kini menjadi solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang mendesak.
Hal ini berimplikasi pada peningkatan frekuensi masyarakat dalam berutang. Ketergantungan pada fasilitas ini tidak hanya terbatas pada situasi darurat, melainkan juga merambah pada pemenuhan kebutuhan pokok.
Pola penggunaan layanan kredit yang ditawarkan oleh PT Kredivo Finance Indonesia (Kredivo) menjadi salah satu indikator pergeseran tersebut. Dulu, layanan ini identik dengan transaksi bernilai besar.
Kini, banyak pengguna memanfaatkan paylater untuk membeli kebutuhan sehari-hari, bukan lagi sekadar produk dengan nilai transaksi tinggi seperti gawai atau barang elektronik.
"Saat ini terjadi pergeseran pola konsumsi pengguna layanan kredit perusahaan," ujar Indina Andamari, Head of Marketing Kredivo.
Beliau melanjutkan, "Jika sebelumnya layanan tersebut banyak digunakan untuk membeli produk dengan nilai transaksi besar (high ticket size) seperti gadget dan produk elektronik lainnya, kini lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari."
Pergeseran ini menunjukkan bahwa layanan paylater telah menjadi bagian dari strategi manajemen keuangan rumah tangga bagi sebagian masyarakat. Kemudahan pembayaran di kemudian hari membuat belanja kebutuhan pokok terasa lebih ringan.
Dikutip dari sumber berita, fenomena ini mengindikasikan adanya perubahan signifikan dalam cara masyarakat mengelola anggaran belanja bulanan mereka. Ke depan, perlu dicermati dampaknya terhadap literasi keuangan dan stabilitas ekonomi rumah tangga.