BISNIS.HOTNEWS.ID - Sebuah fenomena menarik terjadi di Malaysia baru-baru ini, di mana antrean panjang pelamar kerja mencapai jarak fantastis hingga dua kilometer. Peristiwa ini dipicu oleh pembukaan lowongan kerja oleh perusahaan semikonduktor multinasional asal Jerman, Infineon Technologies AG.

Lebih dari seribu warga Malaysia dilaporkan bersedia mengantre di bawah terik matahari demi mendapatkan kesempatan bergabung dengan perusahaan tersebut. Kondisi antrean yang sangat panjang ini dengan cepat menjadi sorotan dan viral di berbagai platform media sosial.

Peristiwa ini terjadi ketika Infineon membuka kesempatan untuk mengisi 500 posisi yang tersedia. Posisi yang ditawarkan meliputi operator produksi dan teknisi, menunjukkan permintaan tenaga kerja yang signifikan di sektor manufaktur teknologi tinggi.

Daya tarik utama yang memicu animo besar ini adalah skema kompensasi yang ditawarkan perusahaan. Lowongan tersebut menjanjikan gaji awal sebesar RM 3.500 per bulan bagi para pekerja terpilih.

Jika dikonversi berdasarkan kurs saat itu, gaji awal tersebut setara dengan kurang lebih Rp 15.242.500 per bulan. Angka ini jelas menjadi insentif kuat bagi masyarakat lokal yang mencari prospek pekerjaan yang menjanjikan.

Dilansir dari The Straits Times, Kamis (18/6/2026), proses rekrutmen ini diselenggarakan melalui sesi wawancara terbuka. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sebuah hotel ternama, yakni Holiday Inn, yang berlokasi di kota Melaka.

Wawancara terbuka yang menjadi titik fokus perekrutan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 14 Juni lalu. Ternyata, kesempatan kerja yang dibuka oleh Infineon ini menarik minat yang sangat besar dari masyarakat Negeri Jiran.

"Perusahaan kemudian membuka sesi wawancara terbuka di hotel Holiday Inn di kota Melaka pada Minggu (14/6) kemarin," demikian keterangan mengenai pelaksanaan acara rekrutmen tersebut.

"Ternyata lowongan kerja ini menarik minat banyak warga Negeri Jiran," menggarisbawahi tingginya antusiasme publik terhadap peluang kerja yang ditawarkan oleh Infineon.