BISNIS.HOTNEWS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada penutupan perdagangan hari Jumat, 19 Juni 2026. Indeks berhasil ditutup di zona hijau setelah melalui sesi perdagangan yang cukup fluktuatif sepanjang hari.

Secara spesifik, IHSG menguat tipis sebesar 4,79 poin atau setara dengan 0,08 persen. Penutupan ini membawa indeks berada di level 6.177, menandai akhir pekan yang relatif stabil bagi pasar modal Indonesia.

Pergerakan IHSG sepanjang hari menunjukkan dinamika yang signifikan, di mana indeks sempat mengalami pelemahan cukup dalam sejak sesi pembukaan pagi hari. Namun, pasar berhasil membalikkan keadaan dan melakukan rebound menjelang penutupan sesi.

Rentang pergerakan harian IHSG tercatat cukup lebar, mulai dari titik terendah di level 6.117 hingga mencapai titik tertinggi sementara di level 6.177. Volatilitas ini mencerminkan adanya tekanan jual dan beli yang seimbang di pasar.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa total nilai transaksi harian mencapai Rp26,51 triliun. Jumlah ini berasal dari perdagangan sebanyak 32,44 miliar lembar saham yang berpindah tangan.

Frekuensi transaksi juga tercatat cukup tinggi, dengan total 1,75 juta kali diperjualbelikan sepanjang hari perdagangan tersebut. Angka ini menunjukkan tingkat partisipasi investor yang cukup aktif dalam sesi tersebut.

Dari sisi saham, tercatat sebanyak 332 saham berhasil mencatatkan penguatan harga. Sementara itu, sebanyak 342 saham mengalami pelemahan, dan sisanya, yakni 141 saham, bertahan stagnan tanpa perubahan harga.

Beberapa sektor menjadi pendorong utama keberhasilan rebound IHSG pada perdagangan siang hari tersebut. Sektor infrastruktur, kesehatan, dan konsumen primer menunjukkan kinerja paling impresif.

Sektor infrastruktur memimpin dengan penguatan tertinggi sebesar 1,61 persen, diikuti oleh sektor kesehatan yang menguat 1,51 persen. Sektor konsumen primer juga memberikan kontribusi positif dengan kenaikan sebesar 1,08 persen.