BISNIS.HOTNEWS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (23/7/2026), tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,3%. Posisi akhir IHSG berada di angka 6.315 poin.
Pergerakan IHSG kemarin nyaris menyentuh level terendah intraday harian yang sempat tercatat pada angka 6.306. Sementara itu, level tertinggi intraday sempat menyentuh 6.454 sesaat pada sesi perdagangan pagi hingga siang hari.
Pelemahan IHSG ini utamanya dipengaruhi oleh beberapa sektor. Saham-saham di sektor perindustrian, konsumen non primer, dan keuangan menjadi kontributor utama yang menarik indeks ke bawah.
Sektor perindustrian terpantau melemah signifikan sebesar 1,32%. Diikuti oleh sektor konsumen non primer yang terkoreksi 1,15%, serta sektor keuangan yang juga mengalami penurunan 0,88%.
Volume perdagangan pada hari Kamis kemarin didominasi oleh aksi jual. Tercatat sebanyak 63,31 miliar saham diperjualbelikan dengan total nilai transaksi mencapai Rp23,94 triliun.
Frekuensi perdagangan juga tercatat tinggi, dengan total 3,18 juta kali transaksi jual beli saham terjadi sepanjang hari.
Secara keseluruhan, dari pergerakan saham yang diperdagangkan, sebanyak 299 saham mengalami penurunan harga. Angka ini lebih banyak dibandingkan saham yang menguat.
Sebaliknya, terdapat 321 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan harga. Sementara itu, sebanyak 176 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan harga yang berarti.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Kamis (23/7/2026), ditutup melemah 0,3% di posisi 6.315. "IHSG ditutup melemah 0,3% di posisi 6.315," demikian rangkuman yang disajikan.