BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Kimia Farma (Persero) Tbk, perusahaan farmasi pelat merah yang dikenal dengan kode saham KAEF, baru saja menyampaikan berita duka yang mendalam kepada publik. Kabar ini berkaitan dengan kepergian salah satu pimpinan penting di jajaran komisarisnya.
Sumarjati Arjoso, seorang tokoh yang memegang posisi sebagai Komisaris di Perseroan, telah menghembuskan napas terakhirnya. Peristiwa yang sangat disayangkan ini tentu saja menimbulkan kesedihan mendalam bagi seluruh keluarga besar Kimia Farma.
Peristiwa bersejarah dalam perjalanan perusahaan ini terjadi pada hari Jumat, 24 Juli 2026. Waktu spesifik kepergian beliau adalah pada pukul 19.59 WIB, sebuah momen yang akan tercatat dalam sejarah perusahaan.
Kabar duka ini secara resmi diumumkan oleh jajaran manajemen PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Pengumuman tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi yang ditujukan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Manajemen Kimia Farma menyatakan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sumarjati Arjoso. Pernyataan ini menegaskan betapa berharganya kontribusi beliau selama menjabat sebagai komisaris.
"Telah berpulang dengan tenang Komisaris Perseroan, Bapak Sumarjati Arjoso, pada hari Jumat, 24 Juli 2026, pukul 19.59 WIB," demikian bunyi pernyataan resmi dari manajemen KAEF yang disampaikan kepada BEI.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi fakta bahwa kepergian Sumarjati Arjoso merupakan sebuah kehilangan besar bagi PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Peran dan dedikasi beliau selama ini tentu akan sangat dirasakan.
Kehadiran Sumarjati Arjoso di jajaran komisaris Kimia Farma telah memberikan kontribusi yang signifikan. Kepergian beliau tidak hanya meninggalkan kekosongan dalam struktur perusahaan, tetapi juga duka cita yang mendalam.
Peran beliau sebagai komisaris menjadi bagian penting dari perjalanan strategis dan operasional perusahaan. Detail mengenai latar belakang dan kontribusi spesifik beliau akan menjadi catatan berharga dalam sejarah perusahaan.