BISNIS.HOTNEWS.ID - Perkembangan pasar saham menunjukkan lonjakan luar biasa pada saham perusahaan antariksa SpaceX. Kenaikan ini telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut, menandai pencapaian signifikan dalam valuasi perusahaan tersebut.

Pada hari Selasa, saham SpaceX ditutup menguat sebesar 4,8% dari penutupan sebelumnya. Kenaikan ini secara langsung mendorong kapitalisasi pasar perusahaan tersebut mencapai angka US$2,65 triliun.

Dengan valuasi tersebut, SpaceX kini secara resmi melampaui nilai pasar Amazon. Selisihnya cukup tipis, dengan kapitalisasi pasar SpaceX sekitar US$8 miliar lebih tinggi dibandingkan raksasa e-commerce tersebut.

Peristiwa ini menempatkan SpaceX sebagai saham terbesar kelima di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar secara keseluruhan. Pencapaian ini menggarisbawahi meningkatnya kepercayaan investor terhadap sektor kedirgantaraan dan teknologi.

Bahkan, pada titik tertinggi intraday, valuasi SpaceX sempat melampaui Microsoft. Untuk sementara waktu, perusahaan roket dan kecerdasan buatan milik Elon Musk itu sempat menduduki posisi sebagai saham terbesar keempat di jagat raya.

Pergerakan harga yang sangat dinamis sejak debut bursa diduga kuat dipengaruhi oleh faktor ketersediaan saham di pasar. Faktor ini menjadi salah satu pendorong utama melonjaknya valuasi perusahaan tersebut.

Dikutip dari Bloomberg News, Carmen Reinicke dan Subrat Patnaik melaporkan bahwa "Saham SpaceX melonjak untuk hari ketiga berturut-turut pada Selasa, melampaui nilai pasar Amazon dan menjadi saham terbesar kelima di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar."

Lebih lanjut, berdasarkan analisis awal, "Sebagian pergerakan harga sejak debut bursa tampaknya didorong oleh jumlah saham SpaceX yang relatif sedikit tersedia untuk diperdagangkan," seperti yang disampaikan oleh analis pasar.

Faktor teknis pasar juga diperkuat oleh data publikasi saham. Disebutkan bahwa hanya sekitar 4,2% dari total saham SpaceX yang dapat diakses publik pada hari pertama perdagangan resmi perusahaan.