BISNIS.HOTNEWS.ID - Sebuah bencana kebakaran hutan yang belum pernah terjadi sebelumnya kini tengah melanda Spanyol, memaksa pemerintah pusat untuk mengambil langkah darurat. Status darurat nasional diumumkan menyusul kobaran api yang tak terkendali di wilayah pinggiran ibu kota, Madrid.
Peristiwa ini merupakan pukulan telak bagi Spanyol, karena ini adalah pertama kalinya negara tersebut harus menetapkan status darurat nasional akibat kebakaran hutan. Keputusan ini diambil untuk mengkoordinasikan upaya penanggulangan yang lebih masif.
Kebakaran tersebut telah memaksa ribuan warga untuk meninggalkan rumah mereka demi keselamatan. Selain itu, sejumlah ruas jalan utama di wilayah terdampak juga terpaksa ditutup untuk memfasilitasi mobilisasi petugas pemadam kebakaran.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol secara resmi menyatakan diberlakukannya status darurat ini mencakup wilayah Madrid dan Provinsi Ávila. Lebih dari 10.000 jiwa telah berhasil dievakuasi dari berbagai kota yang berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat kota Madrid.
Di Provinsi Ávila, situasi serupa terjadi dengan sekitar 1.500 warga yang juga harus meninggalkan kediaman mereka. Penutupan jalan tol, termasuk ruas M507 dan M501, semakin memperparah dampak dari kobaran api yang meluas.
"Kondisi cuaca yang sangat buruk diperkirakan akan terjadi besok," demikian disampaikan oleh Presiden Wilayah Madrid, Isabel Díaz Ayuso, melalui unggahannya di platform X pada Kamis malam. Ia menekankan urgensi bantuan.
"Diperlukan dukungan tambahan, baik dari tingkat nasional maupun internasional, untuk menangani kebakaran ini," tambah Isabel Díaz Ayuso, menyoroti skala bencana yang membutuhkan respons terpadu.
Dengan status darurat nasional yang kini berlaku, pemerintah Spanyol secara resmi mengambil alih komando penanganan situasi krisis ini. Kementerian Dalam Negeri akan menjadi koordinator utama dalam upaya pemadaman api.
Unit Darurat Militer (UME) telah ditugaskan untuk memimpin operasi di lapangan, mengerahkan personel dan sumber daya terbaiknya untuk memadamkan api. Meskipun fokus utama adalah Madrid dan Ávila, titik-titik api lain masih aktif di berbagai wilayah Spanyol.