BISNIS.HOTNEWS.ID - Sebuah kegiatan edukasi penting dalam dunia investasi telah terselenggara di ibu kota negara. Praktisi dan edukator trading terkemuka, Cenli Yani, sukses menggelar seminar khusus di Jakarta pada hari Rabu, 26 Juni lalu.

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan utama meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Seminar tersebut menarik perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk para trader aktif, investor, hingga masyarakat umum yang berminat pada pasar finansial.

Fokus utama dari seminar tersebut adalah pengenalan mendalam terhadap sebuah metode analisis teknikal yang dinilai efektif. Metode yang diperkenalkan oleh Cenli Yani adalah strategi yang memanfaatkan tiga indikator Exponential Moving Average, atau yang dikenal sebagai strategi 3 EMA.

Strategi 3 EMA ini dipaparkan sebagai alat bantu krusial bagi para partisipan pasar. Tujuannya adalah mempermudah identifikasi arah tren pasar yang sedang berlangsung secara lebih akurat.

Lebih lanjut, penerapan strategi ini dirancang untuk membantu peserta dalam mengukur momentum pergerakan harga aset. Hal ini sangat penting agar keputusan trading tidak hanya berdasarkan spekulasi semata.

Cenli Yani menekankan bahwa penggunaan 3 EMA akan memberikan kerangka kerja yang lebih objektif. Hal ini membantu para trader dalam menentukan titik masuk (entry) dan titik keluar (exit) yang optimal dari suatu posisi perdagangan.

Dilansir dari TREN BISNIS, seminar ini juga mencakup sesi praktik langsung yang sangat dinanti. Sesi live trading tersebut bertujuan mengaplikasikan teori 3 EMA secara nyata di hadapan para peserta.

"Acara yang dihadiri oleh para trader, investor, dan masyarakat umum ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan serta pemahaman mendalam mengenai pasar finansial," demikian pernyataan yang disampaikan mengenai tujuan diadakannya seminar tersebut.

Strategi 3 EMA ini diaplikasikan untuk membantu trader mengidentifikasi arah tren, momentum pergerakan harga, serta menentukan peluang masuk (entry) dan keluar (exit) pasar secara lebih objektif," jelas Cenli Yani mengenai kegunaan utama dari metode yang ia ajarkan dalam sesi tersebut.