BISNIS.HOTNEWS.ID - Tim Nasional Republik Ceko, yang dijuluki Narodak, telah memastikan diri melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan bersama oleh Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Mereka menjadi salah satu kontestan terakhir yang lolos dari zona Eropa (UEFA) setelah melalui jalur playoff yang sangat ketat.

Pertandingan pembuka mereka dijadwalkan akan berlangsung di Guadalajara Stadium pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 09.00 WIB, menghadapi Tim Nasional Korea Selatan. Momen ini menandai kembalinya Ceko ke panggung Piala Dunia setelah absen selama dua dekade penuh.

Perjalanan Republik Ceko menuju turnamen akbar ini bukanlah tanpa hambatan, mengingat mereka merupakan salah satu dari empat tim Eropa yang harus berjuang keras hingga babak adu penalti untuk meraih tiket krusial tersebut. Hasil imbang dalam waktu normal dan perpanjangan waktu memaksa mereka menghadapi ujian mental adu tos-tosan.

Capaian ini memiliki makna historis yang mendalam bagi sepak bola Ceko, sebab ini mengakhiri penantian panjang mereka sejak partisipasi terakhir mereka di Piala Dunia Jerman pada tahun 2006 lalu. Keberhasilan ini menjadi pelepas dahaga bagi para penggemar Narodak di seluruh dunia.

Perubahan signifikan dalam performa tim terjadi setelah pergantian pucuk pimpinan pelatih pada Desember 2025, di mana Miroslav Koubek mengambil alih komando teknis. Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Ivan Hasek, performa Ceko sempat tersendat di babak kualifikasi zona Eropa.

"Bahkan tim sempat mengalami kekalahan yang mengejutkan saat bertanding melawan Timnas Kepulauan Faroe di bawah kepemimpinan sebelumnya," demikian disampaikan oleh salah satu pengamat sepak bola mengenai situasi kualifikasi awal mereka.

Di bawah arahan Koubek, dengan sisa asa yang ada, Republik Ceko berhasil memanfaatkan kesempatan playoff dengan sangat baik. Mereka menunjukkan mentalitas baja dalam menghadapi situasi genting yang menuntut hasil maksimal.

Salah satu laga paling dramatis terjadi pada leg pertama playoff, di mana Timnas Ceko mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk memaksa Irlandia bermain imbang. Penampilan heroik tersebut berlanjut hingga babak adu penalti yang mereka menangkan dengan skor akhir 4-3.

"Penampilan gemilang para pasukan Narodak berhasil memenangkan adu penalti dengan skor 4-3," merupakan deskripsi suasana kemenangan yang penuh emosi tersebut.