BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Timah Tbk (TINS) telah mengumumkan rencana pembagian dividen tunai yang signifikan kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini diambil berdasarkan kinerja keuangan perseroan sepanjang tahun fiskal 2024.
Perusahaan pertambangan timah negara ini memutuskan untuk mengalokasikan separuh dari laba bersih yang berhasil dibukukan pada tahun 2024 untuk dibagikan sebagai dividen. Alokasi ini mencerminkan komitmen TINS untuk memberikan imbal hasil kepada investornya.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada otoritas bursa, total dana yang akan disalurkan sebagai dividen mencapai Rp656,81 miliar. Jumlah ini merupakan angka yang substansial bagi pemegang saham perusahaan.
Angka dividen tersebut secara spesifik setara dengan sekitar 50% dari total laba bersih yang berhasil diraih oleh PT Timah Tbk sepanjang tahun 2024. Keputusan pembagian ini merupakan hasil dari rapat umum pemegang saham (RUPS).
Keputusan final mengenai pembagian dividen ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari seluruh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2024. Agenda ini menjadi salah satu poin penting dalam rapat tersebut.
Terkait jadwal pembagian, TINS telah menetapkan linimasa spesifik bagi para pemegang saham yang berhak menerima dividen tahunan ini. Pembayaran dividen dijadwalkan akan dilaksanakan pada awal bulan Juli mendatang.
Kinerja keuangan TINS pada tahun 2024 menunjukkan peningkatan yang positif dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun pada tahun 2024.
Pencapaian laba bersih Rp1,31 triliun tersebut menandakan adanya pertumbuhan sebesar 10,08% secara tahunan atau year on year (yoy) jika dibandingkan dengan laba bersih tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp1,19 triliun.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, PT Timah Tbk akan mengalokasikan separuh dari laba bersih 2025 untuk dividen. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan investasi dan kesehatan finansial perusahaan.