BISNIS.HOTNEWS.ID - Pergantian posisi strategis kembali terjadi di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini memimpin prosesi pelantikan untuk tiga jabatan Eselon I yang mengalami perubahan.

Pelantikan tersebut mencakup penunjukan pejabat baru untuk posisi Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran, Dirjen Kekayaan Negara, dan Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK). Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi di internal kementerian.

Salah satu posisi kunci yang berganti adalah kursi Dirjen Anggaran, yang kini diisi oleh Sudarto. Sebelumnya, Sudarto mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara di kementerian yang sama.

Sudarto secara resmi menggantikan Luky Alfirman, yang dicopot dari jabatannya sebagai Dirjen Anggaran. Pergantian ini menandai babak baru dalam pengelolaan anggaran negara ke depan.

Sementara itu, posisi Dirjen Kekayaan Negara kini dipercayakan kepada Evita Mantovani. Evita mengambil alih estafet kepemimpinan dari Rionald Silaban yang telah memasuki masa purnabakti atau pensiun.

Selain dua posisi tersebut, Menteri Purbaya juga menunjuk figur baru untuk memimpin Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK). Posisi ini diisi oleh Herman Saheruddin.

Herman Saheruddin sebelumnya menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengembangan Sektor Keuangan. Ia menggantikan Masyita Crystallin yang telah berpindah tugas ke luar kementerian.

Masyita Crystallin diketahui telah pindah tugas dan bergabung dengan PT Danantara Investment Management (Persero) terhitung sejak tanggal 11 Februari 2026. Perpindahan ini membuka kekosongan jabatan yang kemudian diisi oleh Herman.

Dikutip dari artikel berita yang diterbitkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi melantik tiga pejabat eselon I Kementerian Keuangan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan efektif pasca adanya perubahan struktur.