BISNIS.HOTNEWS.ID - Perdagangan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjukkan performa yang sangat impresif pada penutupan hari Kamis, 2 Juli 2026. Emiten pertambangan ini berhasil membukukan kenaikan signifikan setelah mengalami periode pelemahan sebelumnya.
Saham ANTM tercatat melonjak sebesar 5,75% pada hari tersebut, mengakhiri sesi perdagangan di level harga Rp2.760 per lembar saham. Kenaikan ini menandai pemulihan yang kuat bagi investor yang menantikan momentum positif dari sektor komoditas.
Penguatan dramatis ini terjadi setelah sebelumnya saham ANTM sempat tertekan dan menyentuh level terendah di Rp2.590 per saham pada tanggal 30 Juni 2026. Pergerakan harga yang dinamis ini menunjukkan adanya volatilitas namun diikuti dengan sentimen beli yang kuat.
Sepanjang hari perdagangan Kamis tersebut, rentang pergerakan harga saham ANTM cukup lebar, dimulai dari level terendah Rp2.640. Puncaknya, harga mencapai titik tertinggi penutupan di Rp2.760.
Kinerja gemilang ANTM ini dikaitkan erat dengan faktor eksternal, khususnya penguatan harga emas di pasar global yang menjadi pendorong utama minat investor terhadap emiten logam mulia ini. Hal ini sesuai dengan prediksi awal analis mengenai korelasi antara harga komoditas dan pergerakan saham perusahaan tambang.
Meskipun artikel sumber tidak secara eksplisit menyebutkan nama analis yang memberikan target harga, disebutkan adanya proyeksi optimis dari para analis pasar. Proyeksi tersebut menargetkan harga saham ANTM dapat mencapai level fantastis di Rp3.430 per saham.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, pergerakan harga pada hari Kamis tercatat bergerak dinamis dalam rentang Rp2.640 hingga mencapai titik tertinggi penutupan di Rp2.760. Informasi ini menggarisbawahi tekanan beli yang terjadi pada sesi penutupan.
"Saham emiten pertambangan ini berhasil melonjak sebesar 5,75%, mengakhiri sesi di level harga Rp2.760 per saham," demikian diungkapkan oleh analis pasar merujuk pada data penutupan hari Kamis.
Kenaikan harga ini juga menjadi konfirmasi bahwa pasar merespons positif sentimen menguatnya harga emas, yang mana hal tersebut menjadi salah satu komoditas utama yang dikelola oleh Aneka Tambang.