BISNIS.HOTNEWS.ID - Aparat Komando Distrik Militer (Kodim) 0101 Kota Banda Aceh dari TNI Angkatan Darat berhasil mengungkap sebuah lahan penanaman narkotika jenis ganja. Penemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menekan peredaran barang terlarang di wilayah Aceh.

Area penemuan ladang ganja tersebut diketahui berada di kawasan pegunungan yang cukup terpencil di Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Luas keseluruhan lahan yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai sekitar 2,5 hektare.

Tanaman ganja yang ditemukan oleh tim TNI tersebut dilaporkan sudah mencapai tahap pertumbuhan yang signifikan. Rata-rata tinggi pohon ganja tersebut berada di kisaran 100 hingga 150 sentimeter, menunjukkan bahwa tanaman tersebut telah ditanam beberapa waktu sebelumnya.

Penemuan ini berawal dari informasi yang diterima oleh Komando Rayon Militer (Koramil) 06 Indrapuri. Jajaran Koramil kemudian menindaklanjuti informasi tersebut yang mengarah pada lokasi perkebunan ilegal tersebut.

Komandan Kodim 0101 Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin, membenarkan adanya penemuan ladang ganja tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai langkah tindak lanjut yang akan diambil terkait barang bukti temuan ini.

Terkait komitmen lembaga yang dipimpinnya, Kolonel Inf Faurizal Noerdin menegaskan keseriusan TNI dalam upaya pemberantasan narkoba. "TNI akan terus berkomitmen memberantas peredaran dan penanaman narkotika demi melindungi generasi bangsa," ujar Faurizal, dikutip Jumat (03/07/2026).

Sementara itu, penemuan di Aceh Besar ini menambah daftar panjang pengungkapan ladang ganja di provinsi tersebut baru-baru ini. Sebelumnya, upaya serupa telah dilakukan oleh institusi kepolisian.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri sebelumnya juga berhasil menemukan ladang ganja dengan skala yang jauh lebih besar di Kabupaten Gayo Lues. Luas lahan yang disita saat itu mencapai 51,75 hektare.

Lahan narkotika di Gayo Lues tersebut ditemukan tersebar di 26 titik berbeda yang meliputi tiga kecamatan berbeda. Tiga kecamatan tersebut adalah Blangkejeren, Putri Betung, dan Pining, menunjukkan skala peredaran yang masif.