BISNIS.HOTNEWS.ID - Gelombang panas berbahaya diproyeksikan akan menyelimuti wilayah timur Amerika Serikat dalam beberapa hari mendatang. Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi besar mengganggu stabilitas jaringan listrik nasional.

Gangguan ini menjadi perhatian khusus mengingat jadwal pertandingan penting Piala Dunia yang akan berlangsung menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli. Pertandingan krusial tersebut akan dilaksanakan di tengah suhu yang melonjak tinggi.

Prakiraan cuaca dari perusahaan Vaisala menunjukkan bahwa suhu di Newark diperkirakan mencapai 90 derajat Fahrenheit atau sekitar 32 derajat Celsius pada hari Selasa. Hal ini terjadi hanya beberapa jam sebelum dimulainya pertandingan babak gugur di Stadion MetLife yang merupakan arena terbuka di New Jersey.

Menanggapi potensi lonjakan permintaan listrik yang bisa mencapai rekor tertinggi, Departemen Energi AS telah mengambil langkah antisipatif. Otoritas tersebut telah memerintahkan seluruh pembangkit listrik di bawah sistem PJM untuk beroperasi pada kapasitas maksimal.

Lebih lanjut, perintah tersebut juga mengizinkan pembangkit listrik untuk mengabaikan sementara sebagian batasan lingkungan demi menjaga pasokan energi tetap stabil. Tindakan ini diambil untuk mengantisipasi beban puncak akibat tingginya penggunaan pendingin ruangan.

Menurut Badan Cuaca Nasional (National Weather Service), ratusan rekor suhu harian baru diperkirakan akan tercatat atau bahkan terlampaui dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini menunjukkan intensitas gelombang panas yang sangat signifikan di kawasan tersebut.

Lebih dari 200 juta penduduk kini berada di bawah peringatan cuaca panas ekstrem yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait. Wilayah yang terdampak mencakup lebih dari dua lusin negara bagian di sepanjang pesisir timur Amerika Serikat.

Diperkirakan pada hari Kamis, suhu di bentangan area dari Washington hingga Boston akan menembus angka tiga digit Fahrenheit, atau sekitar 38 derajat Celsius ke atas. Fenomena ini terjadi akibat terbentuknya area bertekanan tinggi yang memerangkap massa udara panas di wilayah tersebut, dikenal sebagai kubah panas atau heat dome.

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, telah secara resmi menetapkan status "darurat panas" yang berlaku hingga akhir pekan libur panjang. Penetapan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan publik menghadapi kondisi ekstrem tersebut.