BISNIS.HOTNEWS.ID - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar rakyat. Keputusan ini diambil karena pasar rakyat dianggap sebagai titik distribusi vital yang paling dekat dengan konsumen.
Fokus utama penyaluran beras subsidi ini adalah untuk menjaga agar pergerakan harga beras di berbagai daerah tetap berada dalam koridor harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah ini merupakan upaya mitigasi inflasi harga pangan di tingkat akar rumput.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, menjelaskan bahwa secara teknis, distribusi beras SPHP memiliki delapan saluran resmi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah. Namun, alokasi terbesar diarahkan ke segmen pasar tertentu.
Prioritas utama penyaluran ini adalah pasar rakyat karena perannya yang krusial dalam mencerminkan dinamika harga beras yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Pasar rakyat berfungsi sebagai barometer akurat bagi pemantauan harga di daerah.
"Ada 8 outlet sebenarnya terkait dengan penyaluran SPHP, tapi memang ini sepertinya masih mayoritas di GPM. Jadi bukan tidak diperbolehkan di GPM, tapi maksud kami prioritas ke pasar-pasar rakyat," ujar Maino Dwi Hartono dalam keterangannya pada Selasa, 30 Juni 2026.
Maino melanjutkan bahwa meskipun saluran distribusi lain seperti Gerai Pangan Murah (GPM) tetap diizinkan, penekanan utama diarahkan pada pasar tradisional. Hal ini dilakukan untuk memastikan efektivitas program SPHP mencapai target sasaran utama.
Penekanan pada pasar rakyat juga didasarkan pada fungsinya sebagai titik pantau bagi lembaga resmi pemerintah. Pasar tradisional menjadi lokasi utama pengumpulan data harga oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Nah ini barometer pemantauan harga teman-teman BPS tentu di sana," tegas Maino Dwi Hartono, menggarisbawahi pentingnya pasar rakyat sebagai indikator resmi perkembangan harga di tingkat konsumen.
Dilansir dari sumber berita, kesimpulan dari kebijakan ini adalah penguatan peran pasar rakyat dalam menjaga stabilitas harga melalui intervensi pasokan beras SPHP yang terukur dan terarah.