BISNIS.HOTNEWS.ID - Pada hari ulang tahun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, terjadi serangkaian komunikasi penting dengan dua pemimpin Eropa Timur, yaitu Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Peristiwa ini terjadi di tengah situasi negosiasi damai antara kedua negara yang masih belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Perbincangan antara Trump dan Putin menjadi sorotan utama dalam perkembangan hubungan internasional minggu ini. Percakapan ini dikabarkan berlangsung secara bilateral, melibatkan kedua kepala negara dalam pembahasan isu-isu global yang kompleks.
Dilansir dari Bloomberg, Kremlin mengonfirmasi bahwa interaksi telepon tersebut berjalan dalam suasana yang sangat positif dan terbuka. Hal ini menunjukkan adanya upaya komunikasi tingkat tinggi antara Washington dan Moskow saat itu.
Evaluasi Serius Realisasi Investasi Asing, Presiden Prabowo Gelar Rapat Khusus di Akhir Pekan
"Percakapan berlangsung dalam suasana bersahabat dan terbuka serta berlangsung sekitar satu jam," ujar Yuri Ushakov, penasihat kebijakan luar negeri Kremlin, pada hari Minggu (14/6). Pernyataan ini menggarisbawahi durasi dan nada positif dari dialog tersebut.
Lebih lanjut, Ushakov menjelaskan bahwa dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah topik penting yang menjadi perhatian dunia. Isu-isu internasional menjadi agenda utama yang dibahas secara mendalam oleh kedua belah pihak.
Pembahasan juga mencakup negosiasi yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran, sebuah isu yang belakangan ini menyita banyak perhatian politik global. Selain itu, hubungan bilateral antara Washington dan Moskow juga menjadi bahan evaluasi bersama.
Sementara percakapan itu berlangsung, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga dilaporkan melakukan komunikasi telepon terpisah dengan Presiden Trump. Ini mengindikasikan upaya AS untuk menjaga jalur komunikasi dengan semua pihak terkait konflik yang berlarut-larut.
Kunjungan diplomatik juga direncanakan menyusul komunikasi tersebut, menandakan adanya tindak lanjut konkret dari pembicaraan telepon. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, dan menantu Trump, Jared Kushner, dijadwalkan akan kembali mengunjungi Rusia dalam waktu dekat.
"Menurutnya, keduanya membahas berbagai isu internasional, negosiasi antara AS dan Iran, serta hubungan antara Washington dan Moskow," kata Yuri Ushakov, penasihat kebijakan luar negeri Kremlin, pada hari Minggu (14/6).