BISNIS.HOTNEWS.ID - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (15/6/2026), diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan. Faktor utama yang mendukung optimisme ini adalah munculnya kabar mengenai membaiknya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Sentimen positif dari perkembangan geopolitik global tersebut dipercaya akan memberikan dorongan signifikan terhadap kinerja IHSG di Bursa Efek Indonesia. Secara teknikal, indikasi pasar juga mendukung pandangan bahwa indeks akan menguji level psikologis penting di kisaran 6.100.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, Jakarta, Tim Riset MNC Sekuritas memberikan analisis mendalam mengenai kondisi IHSG saat ini. Mereka mencatat bahwa kenaikan signifikan sebesar 2,07% pada sesi perdagangan sebelumnya telah terakumulasi.

Performa tersebut berarti IHSG telah mencatatkan kenaikan kumulatif lebih dari 7% sepanjang pekan perdagangan terakhir. Analis mengklasifikasikan pergerakan ini berada dalam bagian dari wave [iv] dari wave 3 berdasarkan analisis teknikal.

"Indikator tersebut memberikan sinyal IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 6.106-6.140 sekaligus MA20-nya, namun demikian tetap cermati akan adanya koreksi dari IHSG ke level area 5.962-6.021," ujar Tim Riset MNC Sekuritas.

Kutipan tersebut menyoroti bahwa meskipun target penguatan ada di atas 6.100, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek yang mungkin terjadi. Area sekitar 5.962 hingga 6.021 dipandang sebagai zona konsolidasi sebelum potensi kenaikan lebih lanjut.

Secara lebih luas mengenai level kunci, penentuan arah pergerakan IHSG dalam jangka menengah akan sangat bergantung pada level support dan resistance yang ada. Dukungan kuat pasar terlihat pada rentang harga tertentu.

"Secara garis besar, support IHSG saat ini ada di kisaran 5.594-5,344 dan resistance 6.065-6.286," tambah analisis dari MNC Sekuritas tersebut.

Kondisi ini menempatkan pasar pada posisi yang menarik, di mana sentimen eksternal yang membaik berpadu dengan momentum teknikal yang kuat untuk menguji resistensi atas.