BISNIS.HOTNEWS.ID - Perkembangan terbaru di Australia mengonfirmasi bahwa kasus flu burung strain H5 telah mencapai total enam di seluruh negeri. Konfirmasi ini datang setelah ditemukannya kasus baru pada burung liar di negara bagian utama New South Wales (NSW).
Temuan kasus baru ini terjadi hanya dua minggu setelah virus mematikan tersebut pertama kali terdeteksi di daratan utama Australia. Situasi ini memicu kewaspadaan mengingat penyebaran yang relatif cepat di antara populasi burung.
Pemerintah NSW menyatakan bahwa mereka telah mengantisipasi hasil positif terkait temuan virus ini sejak beberapa waktu lalu. Mereka menegaskan bahwa persiapan telah dilakukan untuk menghadapi skenario tersebut.
Menteri Pertanian NSW, Tara Moriarty, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana mitigasi yang komprehensif. Rencana tersebut dirancang untuk memberikan dukungan maksimal bagi industri peternakan dan masyarakat umum.
"Pemerintah NSW telah bersiap menghadapi hasil positif ini sejak beberapa waktu lalu dan ada rencana yang jelas untuk mendukung industri dan masyarakat," ujar Menteri Pertanian NSW, Tara Moriarty.
Kasus yang baru dikonfirmasi di New South Wales ini menandai kemunculan pertama virus H5 di wilayah pesisir timur Australia. Wilayah ini memiliki kepadatan penduduk yang tinggi dan merupakan pusat aktivitas pertanian utama negara tersebut.
Hingga saat ini, temuan terbaru virus tersebut masih terbatas pada satu spesimen burung laut migran. Pemerintah setempat menekankan bahwa belum ada dampak yang teridentifikasi pada sektor unggas domestik maupun satwa liar yang dipelihara.
"Pada tahap ini, hasilnya terbatas pada satu burung laut migran dan belum berdampak pada sektor unggas atau satwa liar domestik kami," kata Menteri Pertanian NSW, Tara Moriarty, dalam sebuah pernyataan resmi.
Dilansir dari Bloomberg, meskipun kasus terus bertambah, respons pemerintah menunjukkan adanya langkah proaktif dalam manajemen risiko kesehatan hewan. Prioritas utama adalah mencegah penularan lebih lanjut ke populasi ternak komersial.