BISNIS.HOTNEWS.ID - Perdagangan bursa saham di kawasan Asia diprediksi akan dibuka dengan catatan positif pada hari Selasa, tanggal 23 Juni mendatang. Sentimen positif ini terutama didorong oleh adanya perkembangan signifikan dalam perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Kemajuan dalam dialog diplomatik kedua negara secara langsung memberikan efek menenangkan terhadap volatilitas harga minyak mentah dunia. Selain itu, optimisme ini juga berhasil meredam tekanan jual yang sempat menghantam pasar saham Wall Street akibat koreksi pada beberapa saham teknologi raksasa.

Indikasi penguatan pasar tersebut terlihat dari pergerakan kontrak berjangka (futures) indeks saham di beberapa bursa utama. Bursa Sydney, Hong Kong, dan Tokyo diperkirakan akan menunjukkan tren kenaikan saat sesi perdagangan dimulai.

Sementara itu, harga minyak mentah Amerika Serikat menunjukkan stabilitas pada awal perdagangan sesi Asia. Hal ini terjadi setelah komoditas energi tersebut mengalami penurunan tajam, hampir mencapai 3%, sepanjang hari Senin sebelumnya.

Di bursa saham Amerika Serikat, kontrak berjangka indeks S&P 500 bergerak relatif datar. Tekanan jual terjadi setelah saham Alphabet Inc. memimpin penurunan nilai pada saham-saham berkapitalisasi besar di pasar AS.

Dilansir dari Bloomberg, saham perusahaan SpaceX juga mengalami kemerosotan signifikan, ambles hingga 16% pada hari Senin. Penurunan ini dipicu oleh pengumuman rencana penjualan obligasi berperingkat layak investasi (investment-grade bonds) yang bertujuan memuluskan aksi pinjaman besar-besaran perusahaan tersebut.

Dari pasar surat utang, obligasi pemerintah Amerika Serikat (Treasury) tercatat terkoreksi nilainya. Di pasar valuta asing, mata uang yen Jepang menunjukkan pelemahan, mendekati level terendah yang terakhir tercatat sejak tahun 1986.

Sentimen pasar global saat ini sangat dipengaruhi oleh keputusan Amerika Serikat yang memberikan izin operasional selama 60 hari. Izin ini memperbolehkan Iran untuk kembali menjual minyaknya di pasar internasional, memberikan angin segar bagi perekonomian Teheran.

Langkah diplomatik ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara untuk melanjutkan dialog menuju tercapainya kesepakatan damai permanen antar kedua belah pihak.