BISNIS.HOTNEWS.ID - Gangguan pasokan listrik yang baru-baru ini melanda berbagai wilayah di Indonesia telah mendorong Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) untuk menyuarakan perlunya sebuah pembenahan sistem kelistrikan secara menyeluruh. Situasi ini menunjukkan bahwa keandalan listrik kini bukan lagi sekadar isu pelayanan publik biasa, melainkan telah menjelma menjadi fondasi fundamental bagi daya saing ekonomi bangsa secara keseluruhan.
HKI merupakan organisasi yang menaungi lebih dari 170 kawasan industri yang tersebar luas di seluruh nusantara, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga kawasan Indonesia bagian timur. Jaringan kawasan industri ini menjadi penopang utama bagi ribuan entitas bisnis, baik perusahaan domestik maupun multinasional.
Aktivitas industri yang beroperasi di kawasan-kawasan tersebut mencakup spektrum sektor yang sangat beragam. Sektor-sektor vital tersebut meliputi manufaktur, petrokimia, logistik, makanan dan minuman, elektronik, otomotif, pengolahan mineral, hingga pusat data dan industri berteknologi tinggi.
Organisasi ini secara langsung merasakan dampak signifikan dari setiap fluktuasi atau gangguan pasokan energi listrik yang terjadi. Ketergantungan tinggi sektor industri terhadap listrik membuat stabilitas jaringan menjadi prasyarat mutlak bagi kelangsungan operasional harian.
Ketua Umum HKI Indonesia, Akhmad Ma'ruf Maulana, menekankan bahwa dampak ekonomi yang timbul akibat pemadaman listrik jauh melampaui durasi gangguan itu sendiri. Bahkan, gangguan yang berlangsung hanya dalam hitungan menit dapat memicu kerugian yang substansial bagi skala produksi.
"Setiap gangguan listrik, meskipun hanya berlangsung beberapa menit, dapat menimbulkan dampak ekonomi yang jauh lebih besar daripada yang terlihat di permukaan," tegas Akhmad Ma'ruf Maulana.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi urgensi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk segera meningkatkan mitigasi dan investasi pada infrastruktur kelistrikan. Pembenahan ini sangat krusial untuk menjaga kepercayaan investor dan keberlanjutan rantai pasok industri nasional.
HKI berharap bahwa serangkaian kejadian pemadaman listrik ini dapat dijadikan titik balik strategis untuk meninjau kembali standar pelayanan dan ketahanan (resiliensi) sistem kelistrikan di Indonesia. Hal ini demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi.
Dikutip dari berbagai sumber berita terkini, HKI memandang bahwa stabilitas energi adalah indikator utama kesehatan iklim investasi di Indonesia saat ini. Oleh karena itu, pembenahan harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.