BISNIS.HOTNEWS.ID - Sektor logistik di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat masif dalam beberapa tahun ke depan. Pertemuan penting baru-baru ini diadakan untuk membahas strategi penguatan konektivitas di tengah dinamika rantai pasok global yang terus berubah.

Para pemangku kepentingan industri logistik dari berbagai negara ASEAN berkumpul di Batam, Indonesia. Pertemuan ini merupakan bagian dari ASEAN Federation of Forwarders Associations (AFFA) Council Mid-Year Meeting 2026.

Ajang pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, tepatnya pada tanggal 25 hingga 26 Juni 2026. Fokus utama diskusi adalah bagaimana memperkuat jaringan logistik di seluruh kawasan ASEAN.

Forum diskusi ini merupakan hasil kolaborasi antara AFFA dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI). Kemitraan ini bertujuan menyatukan pandangan mengenai masa depan logistik regional.

Tema sentral yang diangkat dalam pertemuan tersebut adalah "Strengthening ASEAN Logistics Connectivity through Trade Facilitation, Digitalization, Security, and Capacity Development". Tema ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan integrasi melalui teknologi dan regulasi yang lebih baik.

Pertemuan ini berlangsung di tengah proyeksi pertumbuhan yang sangat menjanjikan bagi sektor logistik ASEAN secara keseluruhan. Nilai pasar untuk layanan freight dan logistik di kawasan ini diperkirakan akan mengalami peningkatan substansial.

Secara spesifik, pasar logistik ASEAN diperkirakan akan mencapai sekitar US$ 288 miliar pada tahun 2025 mendatang. Angka ini diproyeksikan akan melonjak drastis hingga menembus US$ 390 miliar pada target tahun 2030.

Dilansir dari penyelenggara acara, Indonesia saat ini dinilai sebagai salah satu kontributor terbesar dalam pertumbuhan pasar logistik di kawasan ASEAN. Hal ini menggarisbawahi pentingnya peran Indonesia dalam ekosistem logistik regional.

"Pertemuan ini sangat krusial untuk menyelaraskan langkah strategis dalam menghadapi disrupsi rantai pasok global yang terjadi saat ini," ujar salah satu perwakilan asosiasi yang hadir.