BISNIS.HOTNEWS.ID - Safari politik yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo ke 38 provinsi di seluruh Indonesia memiliki tujuan strategis yang signifikan bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketua DPP PSI, Bestari Barus, secara terbuka mengklaim bahwa agenda kunjungan presiden ini difokuskan untuk memperkuat basis kader dan relawan partai di berbagai daerah.

Arah utama dari upaya penguatan basis ini adalah untuk memastikan PSI mampu menembus ambang batas parlemen atau parliamentary threshold pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029 mendatang. Ini menjadi target kolektif antara kepemimpinan partai dan dukungan dari Presiden Jokowi.

Bestari Barus menyampaikan optimisme partainya dalam mencapai target tersebut, menekankan pentingnya lolos ke lembaga legislatif dengan hasil yang memuaskan. "Goal-nya ya kita ingin lolos parlemen dalam angka-angka yang membanggakan," ujar Bestari Barus, Jumat (26/06/2026).

Lebih lanjut, Bestari menjelaskan bahwa Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, bersama dengan dukungan dari Presiden Jokowi, telah menunjukkan komitmen kuat terhadap kemajuan partai. "Sekarang ini, ketua umum [Kaesang Pangarep] dan insyaallah Pak Jokowi juga sudah berketetapan hati dan turut mengontribusi diri beliau untuk PSI," kutip Bestari Barus.

Sebagai partai yang saat ini berstatus non-parlemen, PSI dihadapkan pada kewajiban untuk mengikuti proses pemeriksaan dan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tahun depan. Safari politik yang dilakukan oleh Jokowi ini dilihat sebagai bagian dari persiapan matang menghadapi tahapan tersebut.

Menurut Bestari, agenda kunjungan presiden tersebut juga berfungsi untuk memastikan bahwa seluruh kelengkapan administratif dan struktural partai di tingkat daerah berada dalam kondisi kesiapan optimal. Kesiapan ini krusial sebelum memasuki tahapan pemilu yang lebih intensif.

Setelah masa verifikasi faktual oleh KPU selesai dilaksanakan, PSI berencana untuk mengaktifkan seluruh mesin politiknya untuk persiapan kontestasi legislatif. "Setelah selesai verifikasi faktual, baru kita panaskan ini mesin. Mulai menjaring dan menyaring bakal calon untuk legislatif dan seterusnya," ujar Bestari Barus.

Mengenai arah dukungan politik untuk kontestasi kepresidenan tahun 2029, Bestari Barus menegaskan bahwa posisi politik PSI saat ini masih solid dan tidak menunjukkan perubahan arah. PSI secara konsisten menyatakan dukungan penuhnya kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua.

Bestari Barus juga mengklaim bahwa hingga saat ini, PSI belum menetapkan target khusus yang lebih rinci terkait Pilpres 2029, selain dari komitmen untuk mengusung kembali duet Prabowo-Gibran. Hal ini disampaikan Bestari dalam keterangannya kepada awak media.