BISNIS.HOTNEWS.ID - Pertemuan strategis antara Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, telah berlangsung kemarin. Agenda utama pertemuan ini mencakup diskusi mendalam mengenai penguatan sinergi antara pemerintah dan sektor dunia usaha.

Diskusi tersebut berfokus pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dapat bersifat inklusif, memiliki daya saing tinggi, serta terjamin keberlanjutannya. Hal ini menjadi krusial dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini.

Salah satu topik krusial yang dibahas secara mendalam adalah kesiapan ekosistem kendaraan listrik di tingkat nasional. Langkah ini sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang kini sedang giat mendorong pengembangan motor listrik nasional.

"Selain itu, dibahas pula kesiapan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong lahirnya motor listrik nasional," demikian keterangan resmi yang diunggah melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah dan Kadin memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya mempersiapkan infrastruktur dan regulasi pendukung. Hal ini diperlukan agar kelahiran motor listrik nasional dapat berjalan lancar dan diterima oleh pasar.

Pertemuan ini juga menjadi forum penting untuk menyelaraskan berbagai kebijakan. Tujuannya agar tercipta iklim investasi yang kondusif bagi pengembangan industri kendaraan listrik yang berkelanjutan di Indonesia.

Anindya Bakrie, sebagai perwakilan dunia usaha, diharapkan dapat memberikan masukan berharga mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi industri. Termasuk dalam hal adopsi teknologi baru dan kesiapan rantai pasok.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memfasilitasi segala kebutuhan. Terutama yang berkaitan dengan pengembangan sektor-sektor strategis seperti industri kendaraan listrik.

Pertemuan ini dilangsungkan pada hari Selasa, 28 Juli 2026. Tanggal tersebut menjadi penanda adanya langkah konkret dalam upaya mewujudkan visi besar terkait kendaraan listrik nasional.