BISNIS.HOTNEWS.ID - Pemerintah Republik Indonesia telah mengumumkan secara resmi logo beserta identitas visual yang akan digunakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI. Pemilihan logo ini menandai dimulainya rangkaian perayaan kemerdekaan yang akan datang.
Logo yang terpilih merupakan hasil kreasi dari Fajar Novario, seorang lulusan Universitas Negeri Padang (UNP) tahun 2023. Desain ini berhasil mengungguli karya-karya lain dalam proses seleksi yang dilakukan oleh pihak penyelenggara.
Penetapan logo ini dikonfirmasi dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan pada hari Senin, 29 Juni 2026. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardianto, menyampaikan langsung hasil akhir dari proses penjurian tersebut.
"Karya Fajar Novario memperoleh suara 44,73% dari total suara. Sekali lagi selamat kepada Saudara Fajar Novario, karya Anda ditetapkan sebagai logo Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, tahun 2026," ucap Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardianto dalam konferensi pers, Senin (29/06/2026).
Analisis mendalam terhadap desain menunjukkan bahwa angka delapan dalam logo tersebut sarat akan makna filosofis yang mewakili nilai-nilai kebangsaan. Angka '8' ini dirancang dengan memperhatikan simbolisme yang kuat bagi bangsa Indonesia.
Komponen pertama dari angka delapan adalah lengkungan di bagian tengah, yang diambil dari pola perisai adat. Pola ini dirajut secara silang dan tumpang tindih, melambangkan kekuatan kolektif dan persatuan rakyat Indonesia.
Selanjutnya, dua lingkaran yang membentuk angka delapan terinspirasi dari bentuk bunga kapas. Bunga kapas ini secara spesifik merepresentasikan semangat kesejahteraan yang terkandung dalam sila kelima Pancasila.
Elemen penting lainnya adalah mata rantai yang mengelilingi angka delapan, yang berfungsi sebagai penggambaran visual dari sila kedua Pancasila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Hal ini turut menggambarkan pentingnya konektivitas dan penguatan antar sesama.
Sementara itu, angka satu dalam logo tersebut divisualisasikan melalui dua garis yang disatukan oleh bentuk jajar genjang menyerupai atap. Meskipun demikian, makna spesifik dari penyusunan angka satu ini belum dijelaskan secara rinci dalam pengumuman tersebut.