BISNIS.HOTNEWS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja positif saat menutup perdagangan pada hari kemarin, Senin (6/7/2026). Penguatan yang dicapai mencapai angka 0,69%, mengantarkan IHSG bertahan di level 5.916 poin.
Pergerakan IHSG sepanjang hari perdagangan tersebut menunjukkan optimisme yang cukup kuat dari para investor di pasar modal Indonesia. IHSG bahkan nyaris menyentuh level tertinggi hariannya yang berada di posisi 5.935.
Namun, momentum kenaikan tersebut sempat mengalami koreksi singkat pada sesi awal perdagangan. Level terendah intraday sempat tercatat di angka 5.857, yang terjadi pada rentang waktu pagi hingga siang hari kemarin.
Jakarta Dianggap Lebih Matang Opsi Pusat Keuangan Internasional Dibanding Bali, Ini Alasannya
Kenaikan signifikan ini ditopang oleh kinerja impresif dari beberapa sektor unggulan yang menunjukkan resistensi kuat. Tiga sektor utama yang menjadi motor penggerak adalah saham konsumen non primer, teknologi, dan energi.
Secara spesifik, sektor saham konsumen non primer memimpin penguatan dengan lonjakan mencapai 1,26%. Sementara itu, sektor teknologi dan energi turut memberikan kontribusi positif dengan masing-masing melesat sebesar 0,91% dan 0,9%.
Aktivitas perdagangan kemarin juga menunjukkan dominasi aksi beli oleh para pelaku pasar. Tercatat sebanyak 19,83 miliar lembar saham berhasil diperdagangkan dengan total nilai transaksi mencapai Rp9,5 triliun.
Volume transaksi tersebut dibarengi dengan frekuensi perdagangan yang cukup tinggi, yaitu sebanyak 1,63 juta kali saham diperjualbelikan. Hal ini mengindikasikan minat investor yang cukup aktif dalam memburu saham-saham unggulan.
Dari keseluruhan emiten yang tercatat, mayoritas saham berhasil membukukan kenaikan harga. Sebanyak 386 saham ditutup menguat, berbanding terbalik dengan 242 saham yang mengalami pelemahan harga.
Sisanya, yakni sebanyak 155 saham, tercatat stagnan atau tidak mengalami perubahan harga sama sekali pada penutupan perdagangan hari itu. Data ini menunjukkan adanya sentimen positif yang lebih luas di bursa.