BISNIS.HOTNEWS.ID - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tercatat telah melaksanakan lebih dari 21.000 transaksi sekuritas selama tahun pertama masa jabatannya pada tahun 2025. Aktivitas finansial yang masif ini terungkap melalui peninjauan laporan keuangan pribadinya baru-baru ini.
Aktivitas perdagangan ini sering kali terjadi dalam periode intensitas tinggi yang berhubungan langsung dengan pengumuman kebijakan pasar oleh Trump sendiri. Analisis menunjukkan bahwa lonjakan transaksi ini merupakan pola yang berulang sepanjang tahun fiskal tersebut.
Total nilai dari keseluruhan transaksi yang dilakukan tersebut berada di kisaran antara US$600 juta hingga US$1,86 miliar. Nilai ini setara dengan sekitar Rp10,7 triliun hingga Rp33,4 triliun, sebagaimana tercantum dalam dokumen keuangan tersebut.
Dokumen tersebut mencantumkan nilai transaksi dalam rentang yang cukup luas, bukan nilai pasti per sekuritas yang diperdagangkan. Banyak dari perusahaan yang terlibat dalam transaksi ini diketahui memiliki hubungan bisnis aktif dengan pemerintah federal AS.
Menurut analisis yang dilakukan terhadap dokumen tersebut, Donald Trump tercatat melakukan rata-rata 85 transaksi sekuritas setiap hari pasar. Angka ini menunjukkan tingkat keterlibatan yang sangat tinggi dalam pergerakan pasar modal.
Menariknya, sekitar seperempat dari total transaksi tahun 2025 terjadi hanya dalam kurun waktu 10 hari perdagangan saja. Mayoritas transaksi padat ini terjadi ketika terjadi volatilitas tinggi di Wall Street setelah Trump mengumumkan perubahan kebijakan signifikan.
Ditemukan adanya anomali dalam pencatatan di delapan akun perdagangan terpisah milik Trump. Dalam lebih dari 200 kasus, ditemukan bahwa ia melakukan pembelian saham di satu akun pada hari yang sama ketika ia melakukan penjualan di akunnya yang lain.
Dilansir dari Bloomberg News, para penulis artikel ini, Gregory Korte dan Bill Allison, menyimpulkan bahwa aktivitas perdagangan tersebut sangat dinamis. "Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan lebih dari 21.000 transaksi sekuritas pada tahun pertamanya kembali menjabat, seringkali dalam lonjakan intens yang terkait dengan peristiwa pasar yang ia ciptakan," ujar Gregory Korte dan Bill Allison.
Lebih lanjut mengenai nominal dana yang bergerak, "Nilai total transaksi tersebut berkisar antara US$600 juta hingga US$1,86 miliar (sekitar Rp10,7 triliun - Rp33,4 triliun), menurut laporan keuangannya untuk tahun 2025, yang mencantumkan nilai dalam rentang yang luas," kata mereka.