BISNIS.HOTNEWS.ID - Kemenangan Tim Nasional Kroasia atas Panama dengan skor tipis 1-0 di Toronto Stadium baru-baru ini menjadi catatan penting dalam sejarah sepak bola internasional. Laga ini bukan sekadar mengamankan tiga poin bagi Skuad Vatreni pada Matchday kedua turnamen.
Tambahan poin ini sangat vital karena menjaga peluang Kroasia untuk melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026. Sebelumnya, tim ini sempat mengalami kekalahan telak dari Inggris dengan skor 2-4, sehingga kemenangan ini menjadi momentum pemulihan yang sangat dibutuhkan.
Momen kemenangan tersebut menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan perayaan pencapaian luar biasa sang kapten, Luka Modric. Pemain veteran tersebut resmi mencatatkan penampilan ke-200 bersama tim nasional Kroasia dalam pertandingan tersebut.
Usia Modric yang kini menginjak 40 tahun 288 hari semakin menyoroti dedikasi dan konsistensinya di kancah sepak bola internasional. Pencapaian ini jarang sekali ditemukan dalam sejarah olahraga global.
"Tidak banyak pemain di dunia yang bermain lebih dari 200 pertandingan untuk tim nasionalnya," ujar penyerang Kroasia, Ante Budimir, mengenai capaian sang kapten.
Budimir menambahkan bahwa konteks kemenangan krusial ini membuat perayaan Modric terasa lebih bermakna bagi seluruh tim. "Melihat kaus tersebut, dan mengetahui bahwa hal itu dibarengi dengan kemenangan yang sangat krusial, menjadikannya semakin istimewa. Saya turut bahagia untuknya, bahagia memilikinya sebagai kapten kami," kata Budimir.
Pemain bertahan Kroasia, Marin Pongracic, juga mengungkapkan kekagumannya terhadap rekor fantastis yang ditorehkan Modric. Ia bahkan sempat berdiskusi dengan manajer tim mengenai pemain-pemain yang pernah mencapai angka 200 penampilan internasional.
Pongracic mengetahui bahwa di antara jajaran pemain dengan rekor penampilan terbanyak tersebut, terdapat beberapa bintang sepakbola lain yang juga menorehkan rekor signifikan di ajang Piala Dunia 2026. Hal ini semakin menegaskan betapa langkanya prestasi yang diraih Modric.
Kemenangan ini sekaligus menjadi penghormatan yang pantas dari para pendukung dan rekan setim kepada jasa dan kepemimpinan yang telah diberikan oleh Luka Modric selama bertahun-tahun membela panji Kroasia.