BISNIS.HOTNEWS.ID - Struktur penawaran umum perdana (IPO) PT Niramas Utama Tbk, yang lebih dikenal dengan merek dagang Inaco, telah rampung disusun. Keputusan ini menandai penentuan harga penawaran yang berada di batas bawah kisaran valuasi sebelumnya.

Perusahaan produsen makanan dan minuman terkemuka ini baru-baru ini mengumumkan harga pelaksanaan IPO sebesar Rp900 untuk setiap lembar saham yang ditawarkan kepada publik. Keputusan harga ini ditetapkan setelah melalui proses penawaran awal atau bookbuilding.

Harga Rp900 per saham tersebut secara tegas berada di titik terendah dari rentang harga yang telah ditetapkan sebelumnya. Rentang penawaran awal yang sempat dibuka berada di kisaran Rp900 hingga Rp1.120 per saham.

Selain penentuan harga yang berada di batas bawah, perseroan juga melakukan penyesuaian pada kuantitas saham yang akan dilepas ke masyarakat. Terjadi penurunan jumlah emisi saham yang ditawarkan dalam rangka penawaran perdana ini.

Dalam prospektus awal yang diterbitkan, Niramas Utama berencana untuk menawarkan sebanyak 350 juta saham baru kepada publik. Jumlah tersebut pada awalnya diproyeksikan setara dengan porsi maksimal 11,54% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO.

Keputusan untuk mematok harga di level terendah dan mengurangi jumlah saham yang dilepas merupakan bagian dari strategi penyesuaian struktur IPO. Langkah ini biasanya diambil untuk memastikan minat investor tetap terjaga optimal.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, struktur IPO PT Niramas Utama Tbk (JELI) telah terbentuk dengan adanya penetapan harga di batas bawah dan penurunan jumlah emisi. Hal ini mengonfirmasi finalisasi rencana perusahaan untuk melantai di bursa saham.

"Struktur initial public offering (IPO) PT Niramas Utama Tbk (JELI) telah terbentuk," demikian informasi yang disampaikan melalui dokumen resmi penawaran saham tersebut.

Lebih lanjut, mengenai harga pelaksanaan, disebutkan bahwa "Harga pelaksanaan ditetapkan di level bawah penawaran dan jumlah emisi mengalami penurunan (downsize)."