BISNIS.HOTNEWS.ID - Bank Indonesia (BI) baru-baru ini merilis data mengenai kinerja penyaluran kredit oleh perbankan nasional selama periode Mei 2026. Data tersebut menunjukkan bahwa total kredit yang disalurkan telah mencapai angka fantastis, yaitu sebesar Rp8.759 triliun.

Angka tersebut merepresentasikan pertumbuhan yang solid secara tahunan (year-on-year), yakni mencapai 10,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang membutuhkan dukungan pembiayaan dari sektor perbankan.

Faktor utama yang mendorong kenaikan signifikan dalam total kredit tersebut adalah performa kuat dari segmen Kredit Modal Kerja (KMK). KMK menjadi kontributor terbesar dalam keseluruhan portofolio kredit pada bulan Mei 2026.

Bank Indonesia mengonfirmasi peningkatan laju pertumbuhan pada segmen ini dibandingkan bulan sebelumnya. "Berdasarkan jenis penggunaannya, Kredit Modal Kerja (KMK) tumbuh 7,9% (yoy), meningkat dari 5,8% (yoy) pada April 2026," sebut BI dalam publikasinya, dikutip Rabu (24/6/2026).

Pertumbuhan penyaluran KMK ini terjadi karena adanya peningkatan permintaan kredit dari beberapa sektor industri vital. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sedang mengalokasikan dana lebih besar untuk operasional sehari-hari mereka.

Menurut otoritas moneter, akselerasi pertumbuhan kredit ini utamanya ditopang oleh ekspansi penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor prioritas. Secara spesifik, sektor pertambangan dan penggalian serta industri pengolahan menjadi penyumbang utama pertumbuhan KMK tersebut.

Di sisi lain, segmen Kredit Investasi (KI) juga menunjukkan dinamika yang sangat positif sepanjang bulan Mei 2026. Pertumbuhan pada segmen ini bahkan melampaui laju pertumbuhan Kredit Modal Kerja.

KI tercatat membukukan pertumbuhan tahunan yang lebih tinggi, yaitu mencapai 20,5% (yoy). Angka ini merupakan peningkatan dibandingkan dengan capaian bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 18,4% (yoy).

Peningkatan laju pertumbuhan Kredit Investasi ini didorong oleh tingginya kebutuhan pembiayaan jangka panjang pada sektor-sektor tertentu. BI mengidentifikasi beberapa sektor yang menjadi pendorong utama ekspansi KI.