BISNIS.HOTNEWS.ID - Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan kenaikan pangkat istimewa kepada tiga purnawirawan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pemberian penghargaan ini dilakukan dalam sebuah upacara khusus yang menandai peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Acara penganugerahan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Momen ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan hari jadi institusi kepolisian nasional.
Sekretaris Militer Presiden, Wahyu Yudhayana, bertugas membacakan keputusan resmi mengenai kenaikan pangkat tersebut. Keputusan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 37 dan 38 TK Tahun 2026 serta Nomor 55 Polri Tahun 2026.
"Menganugerahkan pangkat secara istimewa kepada purnawirawan Kepolisian Republik Indonesia atas jasanya yang luar biasa untuk bangsa dan negara Republik Indonesia," ujar Sekretaris Militer Presiden Wahyu Yudhayana saat membacakan keputusan tersebut.
Salah satu penerima kenaikan pangkat istimewa adalah Inspektur Jenderal (Purnawirawan) Sidarto Danusubroto. Beliau merupakan tokoh politik senior yang aktif di struktur Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Sidarto Danusubroto, yang dikenal sebagai ajudan terakhir Presiden ke-1 Soekarno dan memiliki kedekatan dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, dianugerahi pangkat Komisaris Jenderal Polisi Kehormatan.
Selain itu, Inspektur Jenderal Polisi Purnawirawan Taufiequrachman Ruki turut menerima penghargaan serupa. Ruki dikenal publik sebagai mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode tahun 2015.
Taufiequrachman Ruki juga dianugerahi pangkat Komisaris Jenderal Polisi Kehormatan atas pengabdiannya selama masa dinas di kepolisian. Penghargaan ini menandai pengakuan atas kontribusi signifikan beliau.
Penerima ketiga adalah Brigadir Jenderal Polisi Purnawirawan Taufiq Efendi. Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara periode 2004 hingga 2009.