BISNIS.HOTNEWS.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi mengumumkan bahwa Program Pemagangan Nasional 2026 akan dibuka pada bulan Juli mendatang. Program strategis ini dirancang untuk memberikan kesempatan kerja praktis bagi para pencari kerja muda di Indonesia.

Program ini secara spesifik ditujukan untuk lulusan baru atau fresh graduate yang memiliki latar belakang pendidikan jenjang diploma maupun sarjana. Ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Kemnaker telah memberikan imbauan penting bagi calon peserta agar mempersiapkan beberapa persyaratan krusial sebelum masa pendaftaran resmi dibuka. Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah kepemilikan akun pada sistem SIAPkerja.

Akses untuk pembuatan dan pengelolaan akun tersebut dapat dilakukan melalui laman resmi yang telah disediakan oleh kementerian, yaitu di alamat https://account.kemnaker.go.id/register. Persiapan akun ini menjadi langkah awal yang sangat menentukan.

Informasi mengenai kewajiban persiapan akun ini disampaikan langsung oleh pihak Kemnaker melalui unggahan resmi mereka di media sosial Instagram pada hari Senin, 22 Juni 2026. Hal ini bertujuan agar calon peserta tidak ketinggalan saat pembukaan dibuka.

"Sebelum program magang nasional 2026 dibuka, pastikan akun SIAPkerja-mu sudah siap ya, rekanaker," tulis Kemnaker dalam unggahan di akun Instagram@kemnaker, Senin (22/6/2026).

Calon peserta juga diminta untuk memastikan bahwa seluruh data diri yang tertera di akun SIAPkerja sudah terisi lengkap dan telah diverifikasi sesuai dengan dokumen identitas resmi mereka. Selain itu, penggunaan email dan nomor telepon seluler yang masih aktif juga menjadi keharusan.

Lebih lanjut, pihak Kemnaker mengingatkan bahwa kelengkapan profil dengan data terbaru sangat disarankan untuk memudahkan proses seleksi dan administrasi lebih lanjut. Ini menunjukkan pentingnya menjaga akurasi data pribadi.

Sebagai informasi tambahan, terdapat peningkatan signifikan dalam kuota peserta untuk penyelenggaraan tahun 2026 ini, yaitu mencapai 150 ribu orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan kuota tahun 2025 yang sebelumnya hanya mencapai 100 ribu peserta.